Selasa, 28 Agustus 2012

Kim Jaejoong – I’ll Protect You (Ost. Protect The Boss)



눈 뜨고도
nun ddeugodo
널 바라보지 못해
neol baraboji mothae

지친 추억에 흐려진
jichin chueoge heuryeojin

너의 맘을 난 찾지 못해
neoui mameul nan chatji mothae



많이 울고
mani ulgo

지쳐 더 이상 못해
jichyeo deo isang mothae

생각해도 너를 보면 괜찮을 것 같아
saenggakhaedo neoreul bomyeon gwaenchaneul geot gata



지켜주고 싶어
jikyeojugo shipeo

너의 잘못된 나쁜 버릇들까지도
neoui jalmotdwen nappeun beoreutdeulkkajido

힘든 날 웃게 만드는 거야
himdeun nal utge mandeuneun geoya

좀 힘들겠지만
jom himdeulgetjiman

널 사랑해 라고 말도 할 거야
neol saranghae rago maldo hal geoya

먼저 내 품에 오는 날까지
meonjeo nae pume oneun nalkkaji



웃지 못해
utji mothae

웃어도 기억 못해
useodo gieok mothae

오늘 하루도 꿈처럼
oneul harudo kkumcheoreom

눈뜨면 사라질 것 같은
nunddeumyeon sarajil geot gateun



널 보고도
neol bogodo

곁에 없는 것 같아
gyeote eobneun geot gata

표현이 서툰른가봐 널 사랑하기엔
pyohyeoni seotunreungabwa neol saranghagien



지켜주고 싶어

jikyeojugo shipeo
너의 잘못된 나쁜 버릇들까지도
neoui jalmotdwen nappeun beoreutdeulkkajido
힘든 날 웃게 만드는 거야
himdeun nal utge mandeuneun geoya
좀 힘들겠지만
jom himdeulgetjiman
널 사랑해 라고 말도 할 거야
neol saranghae rago maldo hal geoya
먼저 내 품에 오는 날까지
meonjeo nae pume oneun nalkkaji



혹시 다른 온기를 찾아
hoksi dareun ongireul chaja

내게 떠나가 행복해 할 거니
naege ddeonaga haengbokhae hal geoni

그래도 널 보낼 수 없어
geuraedo neol bonael su eobseo

baby 죽기보다 더 아플텐데
baby jukgiboda deo apeultende



내가 널 사랑해
naega neol saranghae

다른 누구도 아니 네 앞에 있잖아
dareun nugudo ani ne ape itjana

내가 니 손을 잡고 있잖아
naega ni soneul jabgo itjana

누군가의 품에
nugungaui pume

줄 수 없어 애써 웃고 있잖아
jul su eobseo aesseo utgo itjana

보낼 수 없어하는 맘을 왜
bonael su eobseohaneun mameul wae



English Translate

even if I open my eyes
I am not able to look straight at you
in those fatigued reminiscences
I couldn’t find your heart that had become blurred

getting restless from all that cries
and when I thought that I couldn’t go on
I get all better once I see you

I want to protect you
even those bad habits of yours that’s so wrong
are what make me laugh during my rough days
although it will be slightly difficult
I will also say words like “I love you”
until the day that you come into my arms first

I can’t laugh
even if I laugh, I can’t remember
today seems like a dream too
once I open my eyes, it will disappear

even if I glance at you
you don’t seem to be beside me
it seems like I am too fast at expressing “I love you”


I want to protect you
even those bad habits of yours that’s so wrong
are what make me laugh during my rough days
although it will be slightly difficult
I will also say words like “I love you”
until the day that you come into my arms first


perhaps you’re looking for other warmth
would you be happy if you were to leave me?
I am not able to let you go even with that
baby, because it will hurt more than dying

I love you
you weren’t in front of any others but me
aren’t I holding on to your hands?
I can’t give you up to the arms of any others
I am trying hard to smile
why is my heart unable to let you go?

Senin, 27 Agustus 2012

Biografi Utuy Tatang Sontani

Utuy Tatang Sontani (Cianjur, 1 Mei 1920 - Moskwa, 17 September 1979) adalah seorang sastrawan Angkatan 45 terkemuka.
Karyanya yang pertama adalah Tambera (versi bahasa Sunda 1937) sebuah novel sejarah yang berlangsung di Kepulauan Maluku pada abad ke-17. Novel ini pertama kali dimuat dalam koran daerah berbahasa Sunda Sipatahoenan dan Sinar Pasundan pada tahun yang sama. Setelah itu Utuy menerbitkan kumpulan cerita pendeknya, Orang-orang Sial (1951), yang diikuti oleh cerita-cerita lakonnya yang membuatnya terkenal. Lakon pertamanya (Suling dan Bunga Rumahmakan, 1948) ditulis sebagaimana lakon ditulis, tetapi selanjutnya ia menemukan cara menulis lakon yang unik, yang bentuknya seperti cerita yang enak dibaca.
Di antara lakon-lakonnya yang terkenal adalah Awal dan Mira (1952), Sajang Ada Orang Lain (1954), Di Langit Ada Bintang (1955), Sang Kuriang (1955), Selamat Djalan Anak Kufur (1956), Si Kabajan (1959), dan Tak Pernah Mendjadi Tua (1963).

Terseret arus politik zaman Utuy diutus oleh pemerintah Indonesia pada 1958 sebagai salah seorang wakil Indonesia dalam Konferensi Pengarang Asia-Afrika di Tashkent, Uzbekistan. Ketika hubungan politik Indonesia-Uni Soviet semakin mesra, banyak karya pengarang Indonesia yang diterjemahkan dan diterbitkan ke dalam bahasa Rusia, termasuk karya Utuy, "Tambera", yang dianggap mencerminkan semangat revolusi dan perjuangan rakyat. Sementara itu, "Orang-Orang Sial", hanya terbit di Tallin, dalam bahasa Estonia, karena dianggap terlalu pesimistik dan hanya mengungkapkan sisi gelap revolusi.
Pada 1 Oktober 1965 Utuy bersama sejumlah pengarang dan wartawan Indonesia menghadiri perayaan 1 Oktober di Beijing atas undangan pemerintah Tiongkok. Pecahnya G30S pada 1965 di Indonesia membuat mereka terlunta-lunta di tanah asing. Kembali ke Indonesia berarti ditangkap dan dituduh terlibat G30S, seperti yang dialami oleh begitu banyak kawan mereka. Situasi mereka semakin sulit ketika di RRT sendiri pecah Revolusi Kebudayaan pada 1966. Sebagian orang Indonesia yang terdampar di Tiongkok akhirnya memutuskan untuk meninggalkan negara itu dan pergi ke Eropa Barat dengan menumpang kereta api Trans Siberia. Sebagian dari penumpang ini berhenti di Moskwa, termasuk Utuy dan sejumlah kawannya, Kuslan Budiman, Rusdi Hermain, dan Soerjana, wartawan Harian Rakjat.

Pindah ke Moskwa Kedatangan Utuy di Moskwa pada 1971 disambut hangat oleh pemerintah Uni Soviet dan masyarakat ilmiah di sana, terutama karena nama Utuy sudah dikenal luas lewat karya-karyanya dan kehadirannya dalam Konferensi Pengarang Asia-Afrika pada 1958. Utuy diminta mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di Moskwa dan sempat pula menghasilkan sejumlah karya tulis. Ia menyusun sekurang-kurangnya empat buah novel dan tiga otobiografi hingga ia wafat pada 1979 di Moskwa. Salah satu novelnya yang ditulisnya dan diterbitkan di Moskwa adalah Kolot Kolotok. Novel ini hanya dicetak terbatas untuk bahan studi di Jurusan Indonesia, Universitas Negara Moskwa. Di Bawah Langit
Tak Berbintang adalah memoar dan otobiografinya yang mengisahkan pengalamannya hidup di pengasingan di RRT dan di Rusia. Ketika ia meninggal, sebagai penghormatan nisannya ditempatkan sebagai nisan pertama di pemakaman Islam pertama di Moskwa.
Karya tulis
• Tambera (1948)
• Orang-orang Sial: sekumpulan tjerita tahun 1948-1950 (1951)
• Selamat Djalan Anak Kufur (1956)
• Si Kampeng (1964)
• Si Sapar: sebuah novelette tentang kehidupan penarik betjak di Djakarta (1964)
• Kolot Kolotok
• Di bawah langit tak berbintang (2001)
• Menuju Kamar Durhaka - kumpulan cerpen (2002)
Drama:
• Suling (1948)
• Bunga Rumah Makan: pertundjukan watak dalam satu babak (1948)
• Awal dan Mira: drama satu babak (1952)
• Sajang Ada Orang Lain (1954)
• Di Langit Ada Bintang (1955)
• Sang Kuriang: opera dua babak (1955)
• Si Kabajan: komedi dua babak (1959)
• Tak Pernah Mendjadi Tua (1963)
• Manusia Kota: empat buah drama (1961)
Selain ke dalam bahasa Rusia dan Estonia, karya-karya Utuy juga diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain, mis. bahasa Inggris, Mandarin, Tagalog, dll. Di masa Orde Baru, sama seperti para penulis yang mendapatkan stigma komunis, karya-karya Utuy dilarang beredar oleh pemerintah.

Belajar Huruf Korea (한글)

Annyeong,

huaaah . udah lama neh gak posting something . hehehe . berhubung sekarang lagi musimnya yang berbau-bau Korea gitu. jadi, Cha mau berbagi dan mengajak kalian semua buat belajar bahasa Korea. Khususnya agar kita bisa baca tulisan korea.

belajar huruf Korea gak susah-susah amat kok. (paling puyeng dikit. hehe. ) tapi, kalo kita yakin dan sugguh-sungguh pasti cepet bisa (ah, sedikit lebay kata-katanya).

Sekedar tahu aja. Huruf Korea biasa disebut Hangēl (한글) . Huruf Hangēl ini terdiri dari 28 huruf, 11 vocal dan 17 konsonan. Tetapi, untuk sekarang yang sering digunakan keseluruhannya berjumlah 40 huruf, 10 vocal tunggal, 11 vocal gabungan, 14 konsonan tunggal, dan 5 konsonan gabungan. (lha, kok tambah banyak ea. Hehe).

Meskipun huruf Korea jumlahnya 40, tapi penulisannya hampir mirip-mirip kok, jadi gak susah buat hafalinnya.

1. Vocal Huruf vocal dalam bahasa Korea tidak dapat berdiri sendiri, jika berdiri sendiri huruf vocal tersebut tidak dapat menghasilkan bunyi. Agar bisa menghasilkan bunyi, maka penulisannya harus digabung dengan konsonan ‘ㅇ’ / -ng /.

1.1. Vocal tunggal
1. ‘ 아 ’ / a /
2. ‘ 야 ’ / ya /
3. ‘ 어 ‘ / ô /
4. ‘ 여 ‘ / yô /
5. ‘ 오 ‘ / o /
6. ‘ 요 ‘ / yo /
7. ‘ 우 ‘ / u /
8. ‘ 유 ‘ / yu /
9. ‘ 으 ‘ / ē /
10. ‘ 이 ‘ / i /

1.2. Vocal gabungan
1. ‘ 애 ‘ / æ /
2. ‘ 얘 ‘ / yæ /
3. ‘ 에 ‘ / é /
4. ‘ 예 ‘ / yé /
5. ‘ 와 ‘/ wa /
6. ‘ 왜 ‘ / wæ /
7. ‘ 웨 ‘ / we /
8. ‘ 워 ‘ / wo /
9. ‘ 외 ‘ / wei /
10. ‘ 위 ‘ / wi /
11. ‘ 의 ‘ / eui /

2. Konsonan

2.1. Konsonan tunggal
1. ‘ ㄱ ‘ / g,k /
2. ‘ ㄴ ‘ / n /
3. ‘ ㅂ ‘ / b,p /
4. ‘ ㄷ ‘ / d,t /
5. ‘ ㅁ ‘ / m /
6. ‘ ㄹ ‘ / r,l /
7. ‘ ㅅ ‘ / s /
8. ‘ ㅎ ‘ / h /
9. ‘ ㅇ ‘ / -ng / ( kalo digabung sama huruf vocal, huruf ‘ㅇ’ menjadi huruf mati, tetapi kalau digabung menjadi satu kata yang diletakkan di bawah, maka akan berbunyi /-ng/
10. ‘ ㅈ ‘ / j /
11. ‘ ㅊ ‘ / ch /
12. ‘ ㅋ ‘ / kh /
13. ‘ ㅌ ‘ / th /
14. ‘ ㅍ ‘ / ph /

2.2. Konsonan gabungan
1. ‘ ㄲ ‘ / k /
2. ‘ ㄸ ‘ / t /
3. ‘ ㅆ ‘ / ss /
4. ‘ ㅃ ‘ / p /
5. ‘ ㅉ ‘ / ch /

Namun, dalam bahasa Korea juga terdapat beberapa konsonan gabungan yang terdapat pada posisi akhir suku kata.

1. ‘ ㄳ ‘ / k /
2. ‘ ㄵ ‘ / n /
3. ‘ ㄶ ‘ / n /
4. ‘ ㄼ ‘ / b /
5. ‘ ㄾ ‘ / th /
6. ‘ ㄿ ‘ / b /
7. ‘ ㅀ ‘ / l /
8. ‘ ㅄ ‘ / p /
9. ‘ ㄽ ‘ / l /

Sekarang Cha kasih contoh yang sering muncul di drama-drama korea maupun lirik lagu penyanyi korea. (gampang diinget soalnya. Hehe .)

1. 사랑함니다 => 사 / sa / 상 / rang / 함 / ham / 니 / ni / 다 / da / => aku mencintaimu
2. 미안함니다 => 미 /mi / 안 / an / 함 / ham / 니 / ni / 다 / da / => maaf
3. 안녕하세요 => 안 / an / 녕 / nyeong / 하 / ha / 세 / sé / 요 / yo / => halo, apa kabar
4. 정말? => 정 / jong / 밀 / mal / => benarkah?
5. 아니요 => 아 / an / 니 / ni / 요 / yo / => tidak

Sekian dulu yang di posting. Sebenarnya masih banyak yang harus dipelajari lagi. Tapi, setidak-tidaknya kita menghafalkan huruf Korea itu dulu. Kalau sudah mahir, maka untuk mempelajari yang lainnya akan lebih mudah.

Semoga bermanfaat.

Fighting ! !

Google Search